Tuesday, February 25, 2020

Proses Pembuatan Bioetanol Batang Pisang singkat


Image result for batang pisang
1. Proses Pembuatan Bioetanol Batang Pisang
Batang pisang memiliki komposisi yang terdiri dari 76% pati, 20% air. Potensi kandungan pati batang pisang yang besar dapat dimanfaatkan sebagai bioetanol dengan metode hidrolisis asam dan enzimatis menjadi bioetanol.
Langkah – langkah yang digunakan untuk mengubah bonggol pisang menjadi bioetanol adalah sebagai berikut:

1. Batang pisang dihaluskan lalu di hiodrolisasi (mengubah pati menjadi glukosa) dengan ragi tape. Proses peragian atau fermentasi gula menjadi bioetanol dilakukan dengan menambahkan yeast atau ragi. Mikroorganisme Saccharomyces cereviciaei dibutuhkan dalam proses fermentasi glukosa yang dihasilkan dari pati yang telah dipecah secara anaerob dengan
2. Dalam fermentasi alkohol, tambahkan yeast. Dalam tahap ini akan menghasilkan etanol dan CO2. Kemudian bahan didinginkan pada kisaran suhu 27-32 0
3. Lalu disaring.
4. Kemudian hasilnya didestilasi (proses pemisahan air). Proses distilasi pada pembuatan etanol sebagai bahan bakar alternatif bertujuan untuk memisahkan etanol dengan air pada etanol hasil fermentasi. Pada distilasi ini, pemisahan alkohol dengan air dilakukan dengan memperhitungkan perbedaan titik didih kedua zat tersebut. Dengan proses distilasi atau pemisahan ini, maka akan didapatkan etanol dengan kemurnian yang lebih tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
5. Besarnya grade bioetanol yang dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar untuk kendaraan harus betul–betul kering dan anhydrous supaya tidak menyebabkan korosi, sehingga bioetanol harus mempunyai grade sebesar 99,5% – 100%.
6. Agar mendapati grade sebesar 99,5% maka ditambahkan kapur sebagai zat pengikat air kemudian didestilasi (proses pemisahan molekul air).
7. Bioetanolpun siap untuk diadikan campuran bahan bakar.



sumber

No comments:

Post a Comment