Sejarah Penemuan Bakteri
Bakteri pertama kali diamati oleh ahli mikroskop dari Belanda, Antonie van Leeuwenhoek pada tahun 1676, menggunakan mikroskop lensa tunggal buatannya sendiri. Ia menyebut Bacteria sebagai “animalcules” yang berarti hewan kecil. Barulah pada tahun 1828 Christian Gottfried Ehrenberg memperkenalkan kata “bacterium” yang berarti tongkat, karena “bacterium” tersebut adalah genus yang terdiri dari kelompok bakteri yang berbentuk tongkat. Sebuah langkah maju yang besar dalam studi Bakteri datang pada tahun 1977 ketika Carl Woese menyadari bahwa Arkea memiliki garis keturunan evolusi yang terpisah dari Bakteri. Taksonomi filogenetik baru ini bergantung pada urutan RNA ribosom 16S, dan membagi Prokariota menjadi dua domain evolusi (Bacteria dan Archaea), sebagai bagian dari sistem tiga-domain (Bacteria, Archaea, dan Eukarya). [1]

Animalcules | Photo by Anton van Leeuwenhoek is not licensed (Public Domain)
Ciri-Ciri Bakteri
Ciri-ciri Bakteri adalah: