Friday, September 13, 2019

Ada beberapa penyakit yang sering menyerang daun kelapa.



Hasil gambar untuk Beberapa Penyakit pada Daun Kelapa Sawit

Diantaranya adalah :


-Penyakit Bercak Daun ( PBD ).
-Penyakit Busuk Daun Antroksa ( PDA ).
-Penyakit Karat Daun ( PKD ).
-Penyakit Tajuk Daun ( PTD )
-Penyakit Busuk Kuncup (PBK)
1. Penyakit Bercak Daun.
Penyakit bercak daun kelapa sawit disebabkan oleh beberapa spesies jamur, antara lain Curvularia eragrostidis, Curvularia spp., Drechslera halodes, Cochliobolus carbonus, Cochliobolus sp, dan Pestalotiopsis sp. Jamur-jamur tersebut menyebar dengan spora melalui hembusan angin atau percikan air yang mengenai bercak.

Tuesday, August 27, 2019

Ternyata Kelapa Bisa Dibuat Kopyor Semua dalam Satu Pohon, Bagaimana Caranya?


  • Karena kelapa kopyor tidak dapat dikembangkan melalui pembibitan alami, maka peneliti asal Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Sisunandar, mengembangkannya melalui kultur jaringan
  • Setelah melalukan riset hingga 15 tahun, kini kelapa kopyor hasil kultur jaringan telah dapat dibudidayakan, salah satunya di areal ‘Science Techno Park’ di Kampus UMP
  • Antara kebutuhan dengan produksi kelapa kopyor tidak seimbang, karena produksi hanya baru mencukupi 30% kebutuhan pasar
  • Kelapa kopyor tidak hanya potensial dikembangkan sebagai bahan minuman, juga dapat dijadikan bahan baku kosmetika. Pasarnya tidak hanya dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Maka diperlukan kolaborasi riset, misalnya dengan pengemasan yang bisa mengawetkan kelapa kopyor, sehingga dapat diekspor

Thursday, August 22, 2019

Cara membuat pupuk Bokashih

pupuk-bokasi

Bokashi dipopulerkan pertamakali di Jepang sebagai pupuk organik yang bisa dibuat dengan cepat dan efektif. Terminologi bokashi diambil dari istilah bahasa Jepang yang artinya perubahan secara bertahap. Sedangkan EM4 merupakan jenis mikroorganisme dekomposer untuk membuat pupuk bokashi. EM4 dipopulerkan oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Jepang.
Dalam budidaya anda harus memberikan kelayakan terlebih dahulu pada syarat tumbuh tanaman. Apa senbenarnya yang dibutuhkan oleh tanaman budidaya anda, dan sekarang anda berusaha mencari permasalahanya. Suatu langkah yang sangat tepat sekali, ya anda membutuhkan pupuk organik asal Jepang ini yaitu Bokasi. Bokasi dipopulerkan pertamakali di Negara Jepang, jenis pupuk organik ini banyak diterapkan di negara-negara lainya termasuk di Indonesia karena kecepatan dalam kematangan fermentasi yang sangat unggul. Terminologi bokashi diambil dari istilah bahasa Jepang yang artinya perubahan secara bertahap.

Cara perbanyak EM4


em-4
AGROTANI.COM – Penghematan biaya memang sudah seharusnya kita lakukan guna untuk dapat menghasilkan yang lebih menguntungkan, cara yang terbaik adalah mengakali bagai mana pengeluaran kita lebih hemat namun berkualitas. EM4 memang sampai saat ini sangat baik sekali untuk membantu pembudidaya dan EM4 probiotik terutama pada perikanan atau mikroorganisme yang sangat baik sekali bagi kolam ikan dan bukan itu saja tetapi EM4 sering di gunakan juga bagi sektor pertanian, keutanan dan peternakan.Di bawah ini adalah hal yang harus di perhatikan untuk memperbanyak EM4.

Wednesday, August 21, 2019

Potensi Parasitasi Parasitoid Tetrastichus Brontispae Terhadap Pupa Kumbang Janur Kelapa Di Laboratorium

Hasil gambar untuk apa itu tetrastichus brontispae

Hasil gambar untuk apa itu tetrastichus brontispae

Pendahuluan
Di Indonesia pemanfaatan musuh alami yang berupa parasit, predator dan patogen telah lama dilakukan untuk pengendalian hama. Pengendalian ini sangat baik diterapkan di tingkat petani karena lebih murah dan dapat berlangsung dalam jangka waktu cukup lama. Disamping itu juga dapat memberikan keuntungan lain yaitu tidak menimbulkan pengaruh yang negatif terhadap lingkungan.
Pada Tanaman kelapa, Tetrastichus brontispaemerupakan agens hayati yang termasuk golongan parasitoid, yang menyerang stadium larva tua dan pupa muda dari hama kumbang janur kelapa (Brontispa longissima) dan kumbang bibit kelapa (Plesispa reichei). Parasitoid ini merupakan musuh alami yang efektif  kedua hama tersebut karena daya parasitasinya yang tinggi. Pada kondisi laboratorium, parasitoid ini diketahui mampu memparasit pupaPlesispa sebesar 75% (Tumewan, F., dkk., 1990) dan10% larva instar akhir dan 60-90% pupa Brontispa longissima (http://balitka.litbang.deptan.go.id/; Alouw).

Tuesday, August 20, 2019

Mengenal jenis hama penyakit pohon kelapa kopyor


gambar-kumbang-banteng-strategus-aloeus

AGROTANI.COM
 – Tidak bisa di pungkiri produksi yang menurun akibat gangguan yang di timbulkan oleh hama dan penyakit dapat menimbulkan penurunan produk kelapa, maka dari itu pengendalian hama dan penuyakit sangat menentukan hasil kelapa yang akan kita dapat. usaha pencegahan timbulnya penyakit dan hama melalui pemeliharaan yang benar akan mengurangi gangguan ini di bandingkan dengan yang kurang di perhatikan, seperti di singgung di atas  bahwa hama dan penyakit yang timbul, para petani kurang memperhatikan penerapan pengendalian pada serangan hama yang sangat banyak. Tetapi apabila hama dan penyakit sudah ada segera lakukan penanganan terhadap dampak yang di timbulkan, ada baiknya anda mengenal bagai mana ciri-ciri hama dan penyakit yang di timbulkan.

Penyakit Busuk Pucuk Kelapa atau BPK



Kabartani.com
 – Penyakit Busuk Pucuk Kelapa merupakan salah satu faktor penghambat dalam usaha meningkatkan produksi kelapa di Indonesia. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian hasil kelapa hingga mencapai 80% dan diketahui telah menyerang tanaman kelapa di Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Aceh, Lampung, dan Maluku.
Penyakit Busuk Pucuk Kelapa disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora. Jamur ini bertahan pada jaringan sakit atau hidup sebagai saprofit pada tanah. Penularan penyakit melalui spora dari tanaman sakit dengan perantaraan air hujan, angin, atau serangga, khususnya kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Selain menyerang kelapa, jamur tersebut dapat juga menyerang tanaman karet, kakao, lada, kina, jeruk dan pepaya.